Aai slide show
Warta Utama
1 Syawal 1431 H PDF Cetak E-mail
  
Kamis, 02 September 2010 02:38

Segenap Pengurus dan Direksi Agus Arifin Institute

Mengucapkan:

 

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

Taqabbalallâhu Minnâ Wa Minkum

(Semoga Allah menerima (amal kebajikan) kita dan anda)

 

مِنَ الْعاَ ئِدِيْنِ وَالْفاَئِزِيْنِ

(Min al- ’Âidîn Wa al-Fâizîn)

(Semoga) termasuk orang-orang yang kembali (suci/fitrah) dan termasuk orang-orang yang beruntung

 

Mohon Maaf Lahir dan Batin

 

Gus Arifin (Ketua Dewan Syuro)

Hj. E. Sundus Wahidah ( Ketua Dewan Tanfidz/Direktur Eksekutif)

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 02 September 2010 02:40 )
 
Go International PDF Cetak E-mail
  
Selasa, 06 Juli 2010 04:12

Serpong (aai-news):

Alhamdulillah, dua buku mengenai haji yaitu "Peta Perjalanan Haji dan Umrah" dan "Dzikir dan Doa Ibadah Haji dan Umrah" akan Go International menyusul kesepakatan antara Quanta dengan Penerbit di Malaysia dan diterbitkan dalam Bahasa Melayu. Gus Arifin yang ditemui kemarin saat Ngaji Keliling di Masjid Nurul Hikmah mengatakan :" Alhamdulillah, kedua buku tersebut telah mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, mudah-mudahan dapat membantu jamaah haji memperoleh haji yang mabrur/mabrurah." Dalam kesempatan tersebut, Gus Arifin juga menyampaikan persiapan terbitnya kembali Kitab Taudhihul Adillah yang dikarang oleh Muallim KH.M. Syafi'i Hadzami, " Mudah-mudahan sebelum Ramadhan sudah terbit 3 jilid ( Buku 1,2 dan 3." sambung Gus Arifin.

Tim dari Agus Arifin Institute, juga memantau perkembangan dan response Masyarakat, setelah Launching Buku "Menikah untuk Bahagia :: Fiqh Nikah dan Kamasutera Islami." Dan alhamdulillah, response masyarakat sangat baik. Untuk itu Gus Arifin menyampaikan:" Terima kasih kami sampaikan kepada masyarakat pembaca yang telah memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap buku tersebut, alhamdulillah." 

Dan dalam menyambut datangnya Bulan Ramadhan, Agus Arifin Institute bekerjasama dengan Ikatan Warga Muslim Graha Raya akan mengadakan  Training Imam Tarawih dengan Instruktur Drs.Chairul Anam (Ketua Jatiqo Jawa Timur/ Ahli Qira'ah Sab'ah) pada tanggal 17 Juli 2010 di At Taqwa Nusa Indah Loka. (aai-it-dept)

 

 
BELANJA ONLINE : BUKU-BUKU TULISAN GUS ARIFIN PDF Cetak E-mail
  
Senin, 17 Mei 2010 07:14
Menu Baru di www.gusarifin.com
Belanja Online Buku-buku Tulisan Gus Arifin 
Dapatkan harga yang lebih murah dibandingkan di toko Buku
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 17 Mei 2010 07:22 )
 
Kisah Nabi-nabi PDF Cetak E-mail
  
Jumat, 09 April 2010 00:24

Nabi Dawud عليه السلام  mendapat tambahan Umur dari Adam عليه السلام

 

Kemudian Adam عليه السلام  bertanya, "Ya Tuhanku, mana keturunanku ?" Dia menjawab, "Pilihlah di antara dua sisi-Ku, hai Adam." Adam berkata, "Aku memilih yang berada di sebelah kanan Tuhanku, dan kedua tangan Tuhanku adalah kanan." Kemudian Allah membentangkan telapak tangan-Nya, ternyata semua yang hidup dari keturunannya (Adam) berada di telapak tangan Tuhan. Ternyata di antara mereka terdapat orang yang mulut mereka adalah cahaya.

Tiba-tiba ada seseorang yang cahayanya sangat mengejutkan Adam, maka ia pun bertanya, "Siapakah orang ini ?" Tuhan menjawab, "Ia itu adalah anakmu, Dawud." Lalu ia bertanya, "Berapa lama umur yang telah Engkau tetapkan ?'

Dia menjawab, "Enam puluh tahun." Maka ia berkata, "Ya Tuhanku, tambahkanlah dari umurku untuknya empat puluh tahun sehingga menjadi seratus tahun."

Dan Allah pun akhirnya melakukan hal itu dan ia menjadi saksi terhadapnya. Dan ketika umur Adam berakhir, malaikat maut mendatanginya, maka Adam berkata, "Bukankah umurku masih tersisa empat puluh tahun?" Maka malaikat bertutur kepadanya, "Bukankah engkau telah menambahkannya untuk anakmu, Dawud."

Namun Adam menyangkalnya sehingga keturunannya itupun menyangkalnya. Adam lupa dan keturunannya itupun lupa.

Hadits tersebut juga diriwayatkan Al Hafidz Abu Bakar Al Bazar, Tirmidzi, dan Nasa'i dalam buku Al Yaumu wa Al Lailatu, dari Shafwan bin Isa, dari Al Harits bin Abdurrahman bin Abi Dzibab, dari Sa'id Al Maqbari, dari Abu Hurairah ra. , dari Nabi . Imam Tirmidzi mengatakan, "Hadits tersebut berstatus hasan gharib dari sisi ini." Sedangkan Imam Nasa'i mengatakan, "Hadits tersebut berstatus munkar."

Hadits tersebut juga diriwayatkan Muhammad bin Ajalan, dari ayahnya, dari Abu Sa'id Al Maqbari, dari Abdullah bin Salam.

Imam Tirmidzi meriwayatkan, Abdu bin Hamid memberitahu kami, Abu Na'im memberitahu kami, Hisyam bin Sa'ad memberitahu kami, dari Zaid bin Aslam, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah ra., ia menceritakan, Rasulullah saw  bersabda:

Ketika Allah menciptakan Adam, Dia mengusap punggungnya, maka dari punggungnya itu setiap roh yang menyerupai biji atom berjatuhan, yang Dia adalah penciptanya sejak itu sampai hari kiamat kelak. Kemudian Dia menjadikan di antara kedua mata setiap orang seberkas cahaya (kilat). Kemudian ketika orang-orang itu diperlihatkannya, Adam bertanya, "Siapakah orang ini ?" Tuhan menjawab, 'la itu adalah anakmu, Dawud عليه السلام, yang lahir pada umat terakhir."

Lalu ia bertanya, "Berapa lama umur yang telah engkau tetapkan ?"

Dia menjawab, "Enam puluh tahun." Maka ia berkata, "Ya Tuhanku, tambahkanlah dari umurku untuknya empat puluh tahun."

Allah swt berujar, "Dengan demikian akan ditetapkan dan tidak dapat diubah."

Dan ketika umur Adam berakhir, malaikat maut mendatanginya, maka Adam berkata, "Bukankah umurku masih tersisa empat puluh tahun ?"

Maka malaikat bertutur kepadanya, "Bukankah engkau telah menambahkannya untuk anakmu, Dawud." Namun Adam menyangkalnya sehingga keturunannya itupun menyangkalnya. Adam عليه السلام  lupa dan keturunannya itupun lupa. Ia salah dan keturunannya itupun salah. Lebih lanjut Imam Tirmidzi mengatakan, hadits tersebut berstatus hasan shahih. Tirmidzi  berkata, ”Sejak saat itu  diperintahkan untuk menulis dan saksi-saksi."

Dan juga diriwayatkan lebih dari satu sisi, dari Abu Hurairah ra , dari Nabi saw. Juga diriwayatkan Al Hakim dalam kitabnya Al Mustadrak, dari hadits Abu Na'im Al Fadhal bin Dakin, dan ia mengatakan, hadits ini shahih dengan syarat Muslim, tetapi Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya.

 

 

Kisah seorang Nabi yang membakar kampung semut

 

عن سعيد بن المسيب وأبي سلمة أن أبا هريرة رضي الله عنه قال  : سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول  قرصت نملة نبيا من لأنبياء فأمر بقرية النمل فأحرقت فأوحى الله إليه أن قرصتك نملة أحرقت أمة من الأمم تسبح 

 

Dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. , saya mendengar Rasulullah saw  bersabda:"Bahwasanya seekor  semut menggigit salah seorang Nabi, maka dia memerintahkan  agar desa semut dibakar. Allah pun mewahyukan kepadanya, ” Hanya karena kamu digigit oleh seekor semut lalu kamu  membinasakan sebuah umat yang bertasbih.” Hadits ini diriwayatkan oleh Bukhari dalam  Shahih-nya dalam  Kitab Bad’il Khalqi, bab jika lalat jatuh di bejana, 6/356, no.  3141.  Diriwayatkan oleh Muslim dalam  Kitabus Salam, bab larangan  membunuh semut, 4/1759, no. 2241.

Terakhir Diperbaharui ( Jumat, 09 April 2010 00:34 )
 
Asal Bangsa-bangsa PDF Cetak E-mail
  
Selasa, 26 Januari 2010 07:30

Dikisahkan bahwa yang  beriman  kepada Nuh عليه السلام pada saat  itu  adalah  seorang wanita yang bernama Umrah lalu  iapun menikahinya dan melahirkan  tiga orang anak  laki-laki yaitu Yafet, Sam, dan Ham   dan tiga  anak perempuan  yaitu Hishwah, Sarah dan Bahyurah (saat itu usia Nuh عليه السلام  500 tahun) dan beriman pula kepadanya seorang wanita lagi yang bernama Wal'ab  binti  'Ajwil lalu dinikahinya  dan melahirkan dua anak laki laki yaitu Balus dan Kan'an.

Kan'an dan ibunya (Wal’ab) tenggelam saat banjir dahsyat.

 

Untuk tiga anaknya yang lain, Ibnu Katsir mengatakan bahwa hierarkhi nasab setiap orang yang berada di muka Bumi ini dari seluruh ras manusia kembali kepada anak-anak Nuh yang tiga orang ini, yaitu Sam, Ham, dan Yafet.

Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,"Sam adalah moyang Arab; Ham adalah moyang Habsyah; dan Yafet adalah moyang Rum (Romawi)." Dimaksud Romawi di sini adalah bangsa Rum pertama, yaitu orang-orang Yunani (Yawan) yang hierarki nasabnya sampai kepada Rumi bin Labthi bin Yunan (Yawan) bin Yafet bin Nuh. (Ibnu Katsir di dalam al-Bidayah wa al-Nihayah).

Al-Qalaqsyandi di dalam Nihayat al-Arab fi Ma'rifat Ansab al-Arab menyebutkan, telah ada kesepakatan di kalangan para ahli nasab (genealogis) dan para sejarawan bahwa seluruh ras manusia yang ada setelah Nuh عليه السلام  adalah selain orang yang bersamanya di Kapal. Atas makna ini ditafsirkan firman Allah swt,

ذُرِّيَّةَ مَنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ إِنَّهُ كَانَ عَبْدًا شَكُورًا

 (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya Dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur. (QS. Al-Isra' (17) : 3)

 

Dan bahwa mereka semua punah dan tidak menurunkan keturunan. Kemudian, mereka sepakat bahwa seluruh keturunan adalah dari tiga anaknya.

 

Allah swt berfirman:

وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ

"Dan Kami jadilan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan." (QS. Al-Shaffat(37) : 77)

 

Mereka adalah Yafet yang merupakan anak tertua, Sam di tengah-tengah, dan Ham yang paling muda. Setiap umat dari seluruh umat yang ada kembali nasabnya kepada salah satu dari tiga anak Nuh, bersama dengan banyaknya perbedaan pendapat mengenai hal itu.

Jadi,

1.      Turki dari keturunan Turk bin Gomer bin Yafet. Termasuk ke dalam ras mereka adalah Qabjaq, Tatar, dan Khazlajiah (bangsa Ghuz [Kushan]) di negeri-negeri al-Shafd; Ghor, Elan, Syarkes, Azkesy, dan Rusia, seluruhnya dari ras Turki.

2.      Al-Jaramiqah berasal dari keturunan Basel bin Asyur bin Sam bin Nuh dan mereka adalah penduduk Mosul.

3.      Al-Jael juga dari keturunan Basel bin Asyur dan negeri mereka adalah Kaelan di Timur.

4.      Bangsa Dailam dari keturunan Madai bin Yafet.

5.      Bangsa Suryani berasal dari keturunan Suriyan bin Nobet bin Mesh bin Adam bin Sam.

6.      Bangsa Sind dari Keturunan Kush bin Ham, begitu juga bangsa Habsyah.

7.      Bangsa Nubia dari anak Kan’an bin Ham. Zandj (Negro) dari keturunan Zandj tanpa disebutkan hierarki nasab mereka hingga ke atas dan sangat mungkin bahwa mereka adalah keturunan Ham.

8.      Shaqalibah (orang-orang Slaves/Slavia) dari keturunan Esykanar bin Togarma bin Yafet.

9.      Bangsa China ( termasuk: Cina, Jepang, Korea, Indochina, Melayu, Indonesia- pen) dari keturunan Shin bin Magog bin Yafet.

10.  Ibrani dari keturunan ’Amir bin Syalekh (Selah) bin Arpakhsad bin Sam.

11.  Bangsa Persia dari keturunan Pers bin Lud bin Sam.

12.  Bangsa Francs (Perancis) dari anak Tubal bin Yafet.

13.  Koptik (Qibti)/Mesir dari keturunan Qibtaem bin Misr bin Beishar bin Ham.

14.  Qut (Goth) dari anak Qut bin Ham.

15.  Kurd dari keturunan Iran bin Asyur bin Sam.

16.  Bangsa Kan'an berasal dari anak Kan'an bin Ham.

17.  Bangsa Leman dari anak Tubal bin Yafet dan kediaman mereka di sebelah barat ke arah Utara di bagian Utara Laut Rum (Laut Tengah).

18.  Bangsa Nabatea, dan mereka adalah penduduk Babel pada masa lalu, berasal dari keturunan Lanebet bin Asyur bin Sam.

19.  Bangsa India berasal dari keturunan Kush bin Ham.

20.  Orang Armenia berasal dari anak Qahawel (Tamawel) bin Nakhur (Nahor) dari dzuriat Ibrahim.

21.  Orang Atsban dari anak Mesekh bin Yafet.

22.  Bangsa Yunan (Yawan) berasal dari anak Yunan bin Yafet dan mereka terpecah menjadi tiga kelompok.

23.  Orang-orang Lithan; mereka adalah keturunan Lathen bin Yunan.

24.  Bangsa Greek, keturunan Greeks bin Yunan.

25.  Orang-orang Keitim berasal dari keturunan Kuteim bin Yunan dan kepada kelompok inilah kembali hierarki nasab bangsa Romawi.

26.  Zawilah, penduduk Barqah pada masa lalu, disebutkan berasal dari keturunan Hawilah bin Kush bin Ham. Ya'juj dan Ma'juj dari anak Magog binYafet.

27.  Bangsa Arab, mereka berasal dari anak Sam berdasarkan kesepakatan para ahli nasab (genealogis). Terjadi perbedaan pendapat mengenai Barbar, apakah mereka termasuk ras Arab atau ras lainnya. (dept it/data aai)

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 Berikutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 7

Login Form



User Online

Kami memiliki 2 Tamu online

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini40
mod_vvisit_counterKemarin40
mod_vvisit_counterMinggu ini201
mod_vvisit_counterBulan ini120
mod_vvisit_counterTotal13368

Visitor Data

Your IP
38.107.191.85
United States United States :
Browser
Unknown Browser Unknown Browser
Operating System
Unknown Operating System Unknown Operating System

Pendiri Yayasan aai

Agus Arifin

Tanggal

Sabtu, 04 September 2010
Ulti Clocks content

Keranjang Belanja

VirtueMart
Your Cart is currently empty.

BANK

 

  Rekening Ir. Agus Arifin 
No. 012-12-33591
 

 

 Rekening Yayasan Gus Arifin 
No. 128 00 054 89445 
 
 

 

Link Group

Griya Sehat Barokah Sehat & Bugar dengan Bekam & Ruqyah

Jam'iyah Tilawatil Qur'an (Jatiqo) Membuka Rahmat Allah dengan Khatmul Qur'an

 

Polling

aai adalah Taman Pendidikan Al Qur'an(TPQ) dengan menggunakan sistem pendidikan Qiraati
 

News Scroller

Hakcipta © 2010 Agus Arifin Institute. Semua Hak Dilindungi.
Untuk Tampilan Terbaik Gunakan Mozilla Firefox dengan Resolusi 1024 X 768.